Welcome

IT'S MY BLOG IT'S MY BLOG IT'S MY BLOG


Living for Story, Story for Living. Enjoy your living, live while we're young.


THANK YOU FOR VISITING :D

Cari Blog Ini

Jumat, 14 Februari 2014

Mix and Match. Follow Up Your Mind

Glossy lip? Looking amazing
Let's we talk about fashion. Fashion is taste and of course every person have its different. We can make our clothes, blouse, dress and soon as a match combination like we want. Don't afraid to make a fool cos we wanna try to do and we're still learning about and from our fault. Kita ingin maju, yaitu dengan cara mempelajari kesalahan apa yang kita lakukan dan memperbaikinya untuk masa mendatang.
Okay, there are many pics that I've taken, it's my taste and I wanna try it as my experiment of fashion. Let's we learning together. Notice are needed :)
  1. Formal--> When you have a meeting in a office, study in school or college I think it's recommended because it's formal can be found by, Kemeja dan Rok bahan. Kuncinya hanya itu, yang terpenting adalah rok yang dipake jangan terlalu pendek di atas lutut, disini kita mau meeting atau kuliah pada situasi formal bukan dugem!. Minimal selutut sebagai bentuk kita menghargai tamu dan orang di sekitarnya. Hindari juga memilih rok yang panjangnya nanggung, seperti 3/4 dari tungkai. Be better you choose short dress or long dress. Not mini dress, anymore!!




  •  Sporty: I love this style cos it's my personality hehe :D It's simple and comfort to use. We just need T-shirt, short pants or hot pants, and a baseball cap. You can use your sport shoes. I think it's wore when you've hang out with your friends. Sebaiknya nggak ke mall atau ke restoran fancy pake baju kayak gini, ntahlah...gue rasa kalian sudah mengerti alasannya :)




  •  Casual: Gaya ini cuma butuh tanktop dan scraft buat accessories aja, sekalian nutupin dada cos kebanyakan tanktop punya belahan dada rendah.


 Bisa juga dipadupadankan dengan rompi panjang tanpa kancing ini. Asik buat jalan2 santai, hangout sama temen, ngumpul di cafe sambil ngopi :9 hehe

 Baju ini punya kelebihan buat yang punya lengan besar kayak gue, kenapa? Adanya aksen renda seperti itu bisa menyamarkan lengan besar gue, sehingga pandangan orang2 di sekitarmu tidak langsung terfokus pada lenganmu tapi pada ornamen tersebut.

  •  Girly: Nah buat para girly yang cutie bisa nih pake dress polos selutut ini. Karena polos kita bisa nambahin aksesoris lain, sehingga kita nggak terkesan "sepi" Scraft bisa jadi pilihan, kalungkan sedemikian rupa sehingga scraft dapat mengunci leher dan hanya ada satu sisi yang menjuntai sehingga tidak terkesan berantakan. Tambahkan jam tangan atau gelang. Kalo kurang suka scraft bisa pake kalung dengan panjang sampai dada. Bisa buat di daerah dingin, tapi harus pake scraft biar g dingin karena rok kita udh pendek.


 Bisa juga di mix dengan topi bulu ini, kesannya lebih fancy dan cutie dan yang pasti nggak kedinginan deh  ^_^









Struktur Tubuh Hewan: Aves (Columba livia)

Columba livia
  • Klasifikasi Ilmiah :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Subphylum: Vertebrata
Classis: Aves
Subclassis: Neornithes
Ordo: Columbae
Familia: Columbidae
Genus: Columba
Spesies: Columba livia

  • Inspectio:
  1. Caput--> rostrum dibentuk oleh maxilla dan mandibula, nares terdapat di bagian lateral dari rostrum bagian atas, cera: suatu tonjolan kulit yang lemah dari basis rostrum bagian atas, organon visus dikelilingi kulit yang menyerupai sedikit bulu --> iris kuning kemerahan, pupil besar dibanding dengan mata, membrane nictitans, anterior dorsal mata yang dapat digerakkan untuk melindungi kornea. mempunyai 2 buah palpebra, dengan palpebra inferior dapat digerakkan untuk melindungi mata. Porus acusticus externus (lubang telinga luar) terletak ventro caudal mata tertutup oleh bulu, di sebelah dalamnya mempunyai membrane tymphani.
  2. Truncus--> ditutupi oleh bulu pada uropygium berpangkal bulu-bulu ekor. Pada facies dorsalis uropygium ada papila yang mempunyai lubang sebagai muara kelenjar minyak. berguna untuk meminyaki bulu-bulunya. Bulu berfungsi melindungi kulit terhadap cuaca yang tidak baik, untuk membantu terbang, menurut susunan anatomis dibedakan menjadi 3 macam: Plumae (countour-feathers), Plumulae (down-feathers), Filoplumae (hair-feathers).
  3. Extremitas --> A) Extremitas superior (sayap), skeleton dari bagian proximal ke dorsal terdiri atas humerus, radius, ulna, ossa carpalia, carpal, metacarpal, digiti. B) Extremitas inferior (tungkai), skeletonnya dari proximal ke distal, femur: tulang paha panjang, patella: tulang lutut kecil, tibiotarsus: persatuan dari 2 tulang toboa dan ossa tarsalia, fibula: tulang betis, tarsometatarsus: persatuan ossa tarsalia dan metatarsalia, phalanges: tulang-tulang jari.
  • Sectio: Columba livia tidak mempunyai vesica vellea, seluruh tubuh tertutup bulu, kecuali bagian crus yaitu daerah tarso metatarsus yang ditutupi oleh sisik tanduk. Bulu merupakan hasil pertumbuhan epidermis berfungsi mengisolasi panas tubuh terhadap keadaan sekitarnya. Temperature relatif stabil (homoikiloterm). Memiliki pendukung tubuh yang berbeda pada kaki bagian belakang dan sisa dari kaki bagian depan membantu terbang. Berkulit tipis mengandung sedikit keratin. Bagian bawah dari kaki dan jari ditutup sisik tanduk dan tidak penah mengelupas. Paruh mengalami penandukan.


Sectio


Sectio
  • System cardiovascular: Sinus venosus pada aves sudah tidak ada lagi. Arteria : dari ventrikel dexter keluar pulmonalis, yang bercabang dua menjadi ramus dexter menuju pulmo dexter, dan ramus sinister menuju ke pulmo sinister. Dari ventrikel sinister keluar 3 arteriale : aorta (hanya ada satu arcus apitae menuju ke sebelah kanan da arcus aorta setelah melingkari bronchus dexter, kemudian membelok ke caudal menjadi aorta dorsalis). Vena: ke dalam atrium dexter masuk ke vena cava superior sinister dan dexter. Tiap-tiap vena cava superior sebelum masuk ke dalam atrium dexter menerima 3 buah vena (vena jugularis, vena subclavia, vena pectoralis). Ke dalam atrium dexter masuk juga vena cava inferior (bagian dari caudal badan). Ke dalam astrium sinister masuk vena pulmonalis ada 4 buah, datang dari pulmo kanan dan kiri. Sistem porta pada aves hanya ada sistem porta hepatic. Cor pada aves beruang 4, terdiri atas 2 atrium dan 2 ventrikel.
Cor
  • System Digestorium--> Tractus digestivus terdiri atas:
  1. Rostrum
  2. cavum oris
  3. mandibulae--> terdapat auditus larynges, lingua (meruncing, panjang dengan papila, dilapisi lapisan tanduk), pharynx pendek, oesophagus (pada baris leher melebar menjadi ingluvies), Ingluvies sebagai reservoir makanan, dapat diisi makanan dengan cepat. Pada burung pemakan biji-bijian berupa tonjolan oesophagus di sebelah ventral.
  4. Proventriculus--> banyaak mengandung kelenjar, dinding ototnya tipis, terjadi pencernaan kimiawi yang merupakan lambung kelenjar.
  5. Ventriculus--> dinding ototnya tebal, kelenjar pylorusnya menghasilkan sekret, merupakan lambung pengunyah.
  6. Intestinum tenue--> mulai duodenum, yang berbentuk huruf V dengan bagiannya (pars descendens yaitu bagian yang turun dan pars ascendens yaitu bagian yang naik). Bagian intestinum tenue yang lain jelas dengan mesenteriumnya.
  7. Intestinum crassum-->Berupa rectum, diantara intestinum crassum dan tenue terdapat batas yang jelas berupa caeca yang relatif panjang dan berjumlah dua buah. Rectum bermuara pada cloaca.
Glandula digestoria:
  1. Hepar berwarna kemerah-merahan, terdiri 2 lobus, tiap lobus mempunyai satu ductus hepaticus bermuara pada duodenum.
  2. Pancreas terletak antara pars anterior, pars descendens,dan pars ascenden, mempunyai 3 saluran dengan muara saling berdekatan pada pars ascendens duodenum.
  3. Vesica vellea tidak terdapat pada Columba livia.
Tembolok (Ingluvies), masih terdapat jagung


Hepar


Tractus digestivus


Proventriculus
cecum
Pancreas

  • ·         Sistem urogenital:

1.      Organa uroputica ren (metanephros) dan ureter (sepasang) pada aves kebanyakan tidak mempunyai vesica urinaria. Keadaan ini menguntungkan dalam proses adaptasi untuk terbang sehingga berat burung berkurang, disamping itu adanya saccus pneumaticus (kantung udara) memungkinkan burung menjadi lebih ringan lagi.

2.      Cloaca suatu ruangan tunggal, sebagai muara saluran-saluran kelamin, kencing, dan makanan. Dibagi menjadi 3 bagian yaitu, Urodaeum (tempat bermuara saluran kencing dan saluran kelamin), Coprodaeum (tempat bermuara saluran makanan), Proctodaeum (lubang keluar).

3.      Bursa fabricii terletak pada dinding cloaca sebelah dorsal.

4.      Organa genitalia

a.      Jantan: Testis (sepasang, oval, di sebelah ventral dari lobus menuju paling cranial), Epididymis (sepasang, berupa saluran yang dilalui sperma, terletak di sisi dorsal testis), Ductus deferens (sepasang, berjalan ke caudal menyilangi ureter kemudian bermuara pada cloaca pada sebelah lateral), Mesorchium (alat penggantung testis). Alat kopulasi: Pada waktu copulasi, proctodea pada kedua jenis aves saling ditempelkan kuat, sehingga sperma yang keluar pada waktu ejakulasi langsung masuk ke dalam proctodaeum betina untuk kemudian berjalan menuju oviduct.

b.      Betina: Hanya di sebelah kiri saja yang tumbuh dengan  baik sedangkan yang kanan rudimenter. Ovarium hanya di sebelah kiri saja. Oviduct pada betina yang masih muda berupa saluran yang lurus, oviduct ini bermuara pada cloaca. Terdiri atas Infudibulum tubae(berbentuk corong, dengan lubangnya disebut ostium abdominal), Tuba (oviduct bagian dorsal), uterus (bagian tuba yang membesar). Mesovarium (penggantung ovarium), Mesosalphinx (alat penggantung oviduct).
Ren
Organa genitalia jantan
Pulmo

  • ·         Sistem respiratorium:

1.      Nares anterior sepasang trdapat di pangkal rostrum bagian dorsal

2.      Nares posterior: lubang pada palatum

3.      Larynx terdiri tulang rawan, membatasi suatu ruangan yang disebut glottis

4.      Trachea: berupa suatu pipa, mempunyai cincin yang disebut annulus trachealis, peercabangan trachea disebut bifurcation trachealis

5.      Pulmo, sepasang pembungkusnya disebut pleura, hanya dapat mengembang sedikit, menempel pada dinding dorsal thorax diantara costae.

Syrinx (alat suara)à terdapat pada bifurcation trachealis, tersusun satu pasang annulus trachealis yang caudal dan satu pasang annulus brachialis yang cranial, membatasi suatu ruangan yang agak lebar disebut tympanum, pada bagian tercaudal dari trachea terdapat tulang rawan yang melintang dari ventral ke dorsal.

Otot-otot yang berguna untuk menimbulkan suaraà musculus sternotrachealis: dari sternum ke trachea, musculus syringialis: dari dinding trachea sebelah dalam ke syrinx. Untuk bersuara, membrane-membrana tersebut harus bergetar. Getaran dapat diatur oleh besar kecilnya ruangan sebagai hasil kerja otot-otot tersebut.

Saccus pneumaticusà Saccus servicalis (sepasang terdapat pada pangkal leher), Saccus interclavicularis (tunggal, terdapat pada coracoid), Saccus thoracalis anterior (terdapat pada ruang dada sebelah muka), Saccus thoraxalis posterior (terdapat pada ruang dada sebelah belakang), Saccus abdominal (dilindungi oleh lingkaran intestinum). Kegunaan saccus pneumaticus: membantu pernafasan ketika terbang, membungkus alat-alat dalam dengan ruangan udara sehingga dapat menghindari kedinginan, mencegah hilangnya panas badan yang terlalu banyak, pada burung yang berenang dapat mempengaruhi berat jenis badan dengan mengembangkan atau mengempiskan saccus, membantu memperkeras suara. Pada Columba livia pulmo mempunyai hubungan dengan saccus pneumaticus.

Kamis, 13 Februari 2014

Struktur Tubuh Hewan: Reptil (Mabouya multifasciata)

Kali ini gue mau nerusin postingan gue tentang struktur tubuh hewan, kali ini tentang reptil dan hewan yang jadi pusat pengamatan gue selama praktikum adalah kadal alias Mabouya multifasciata. 
Kita mulai dari inspectio dulu, cekidot... :)
  • Inspectio Mabouya multifasciata --> Mabouya bersisik dari bahan tanduk (process cornificatio) yang terbentuk dari proses cornifikasi. Terbentuk karena adanya lipatan lipatan corium yang kemudian masing masing lipatan tertutup epidermis yang menanduk tebal akibat kekurangan makanan. Mata berpalpebra superior dan inferior yang dapat bergerak. Mempunyai lensa crystalina. Bernafas dengan pulmo. Cor terdiri 2 atrium dan 2 ventrikel tidak ada bulbus arteriosus, septum ventriculorum kurang sempurna. Mempunyai cloaca dan tidak berpinnae. Ekstrimitas mempunyai 5 digiti yang berfacula, ekstrimitas caudalisnya tidak berselaput renang. Membrane tympani agak masuk ke dalam. Fertilisasi interna karena mempunyai sepasang hemipenis. Cavum oris terdiri atas maxilla (choana, dentes, palatum, choana sekunder, ostium tubae auditive) dan mandibulae (pharynx, rima glottis, lingua bifida)
Hemipenis pada Mabouya multifasciata berjumlah sepasang dan merupakan alat copulasi
Pada cavum oris Mabouya terdapat lingua bifida, yaitu lidah yang bercabang dua.
Tampak bagian ventral
Tampak bagian dorsal
 Sectio --> Terdapat trachea, cor, pulmo, hepar, vesica fellea, ventriculus, duodenum, pancreas, testis, intestinum tenue, ductus deferens, rectum, vesica urinaria, ren. Endoskeleton Mabouya sp. :
  1. Mesosentrum, bentuk  rhomboid, terdiri dari tulang rawan
  2. Cingulum pectoral, bersendi dengan bagian anterolaterral sternum pada bagian coracoid
  3. Os hyoideum, terletak di ventral antara caput dan collum, bersifat cartilaginous yang telah mengalami osifikasi
  4. Respirasi selalu dengan pulmo, mempunyai 12 pasang nervi cranialis, temperature badan poikiloterm
  5. Corpus adiposum : sepasang sebagai jaringan lemak yang menguning berbentuk seperti bulan setengah antara peritoneum dan otot dinding perut.
Sectio Mabouya multifasciata
  • System urogenital --> Testis oval kecil agak keputihan berjumlah sepasang. Hemipenis sebagai alat copulasi sepasang kanan kiri, sebagai tonjolan dinding cloaca, jika istirahat melipat masuk ke dalam pangkal caudal dengan dinding otot luar. Organo genital betina : mesovarium --> pengggantung ovarium dan ligamentum latum--> pengantung oviduct. Organo genital jantan : Epididymis -> saluran berkelok kelok dekat sebelah lateral dari testis. Vas deferens -> lanjutan epididymis, ke caudal bersatu dengan ureter dan bermuara di cloaca. Mesorchium -> alat penggantung testis. Organo uroputica : Ren->jumlah sepasang, warna merah kecoklatan, masing masing 2 lobi, tipe ren metanephros. Ureter -> sepasang, keluar dari sisi ventral agak medial dari ren. Vesica urinaria -> kantong tipis merupakan tonjolan dinding ventra cloaca. 
 Pembuahan terjadi secara interna, hal ini terjadi karena jantan sudah mempunyai sepasang alat copulasi yang disebut hemipenis. Perkembangan embrio terjadi di uterus, disebut ovovivipar. Alat ekskresi bersifat metanephros, sistem porta renalis tidak ada.
Embrio
System Urogenital jantan
  • System respiratory --> Di daerah thorax, trachea bercabang menjadi dua bronchus pendek yang disebut Bifurcatio trachealis. Bronchus masuk dan bercabang-cabang dalam pulmo. Pulmo, sepasang fusiform dengan struktur dalam seperti rumah tawon. Glandula tyroidea sepasang terletak di ventral bagian kanan dan kiri trachea. Glandula thymus terletak di kanan dan kiri trachea. Bagian-bagian dari tractus respiratorium :
  1. Rima glottis, sebagai celah di belakang lingua menuju ke ruang larynx.
  2. Larynx, dindingnya dibentuk oleh beberapa tulang rawan.
  3. Trachea, sebagai lanjutan larynx, terdapat di ventral dari collum panjang dan dindingnya tersusun atas lingkaran tulang rawan (annuslus trachealis).
System respiratory : Pulmo (merah tua, sudah mengempis)
System Digestoria --> Tractus digestorium terdiri atas : Esophagus, Ventriculus, Duodenum, Intestinum tenue, Coecum, Rectum, Cloaca. Glandula digestoria terdiri atas hepar, vesica vellea, ductus choledochus, dan pancreas. Cavum oris mempunyai deretan dentes berbentuk kerucut, gigi bertipe pleurodont artinya menempel di samping gusi, sedikit melengkung ke arah medial cavum oris. Lingua pada dasar mulut, melekat pada tulang lidah, pangkal terdapat di sebelah caudal cavum oris, ujungnya bersifat bifida. Ventriculus sebagai pelebaran esophagus yang silindris dan berdinding musculus tebal. Intestinum crassum (usus besar) berfungsi sebagai rectum. Cecum amat pendek pada batas intestinum tenue dan intestinum crassum.
System digestoria
  • System Cardiovascular --> Cor terletak di medial bagian cranioventral rongga pharynx. Atrium dexter dan sinister dipisahkan oleh septum atriorum berwarna merah tua. Sinus venosus menerima dara daripecavae anterior dan posterior, berhubungan dengan atrium dexter dengan perantara aperture sino-atrialis. Arcus aorta dexter dan sinister bersilangan dan bersinggungan dimana tempat persinggungan ini akan berdifusi sedemikian rupa sehingga timbul suatu lubang yang disebut foramen panizzae yang berfungsi memungkinkan pemberian oksigen ke alat pencernaan dan untuk keseimbangan tekanan dalam cor saat menyelam.
Cor pada mabouya